Pengantar :
Seperti seekor
lebah pada waktu mencari madu, tanpa disadari ketika ia sampai di bunga, dan
kemudian bunga tadi diambil madunya, lebah tadi menyebarkan serbuk sari dari
bunga-bunga tadi, yang membuat bunga-bunga tadi menjadi buah. Tentu saja
buah-buah yang jauh lebih bermanfaat.
Demikian juga
orang kaya yang mencerahkan, tujuan utamanya persis seperti lebah yaitu
mencari sari madunya. Efek sampingnya ternyata ia membuat kebun buah yang
begitu indah.
Orang kaya juga
mau mencari kekayaan, tujuannya adalah mencari uang. Dalam waktu mencari uang ,
ternyata ia mencerahkan dan membuat dunia ini menjadi lebih baik, membuat orang
lain menjadi bersemangat, membuat orang lain menjadi lebih kaya, membuat orang
lain memiliki hidup yang lebih indah, lebih sehat dan lebih bahagia.
Orang Kaya Yang Mencerahkan Selalu Membuat Nilai Tambah
Apa
maksudnya nilai tambah ? Maksudnya begini :
Ketika anda hidup, hidup adalah nilai tambah, ketika semua orang hidup, hidup
adalah nilai standard.Demikian juga
ketika kita jujur, jujur adalah nilai tambah. Tetapi ketika semua orang jujur,
jujur adalah nilai standard. Dalam hidup kita harus mempunyai nilai tambah
dibanding orang lain. Kita harus membuat nilai tambah dari sesuatu hal yang
tidak ada menjadi ada.Apapun di dalam
hidup ini , kita harus membuat nilai tambah. Dan ketika ada nilai tambah, kita
akan menjadi kaya. Seperti definisi uang itu sendiri, uang adalah alat tukar
nilai tambah. Ketika kita mau mendapatkan uang yang banyak, kita harus selalu
tanya : " Apa Nilai Tambah Kita ?". Ketika kita berhasil membuat
nilai tambah yang lebih banyak dari orang lain, maka uang akan mengejar kita.
Peluang Ada
Di Mana-Mana
Apa pun yang kita
lihat sebetulnya sudah menghasilkan uang bagi seseorang atau pun bisa
menghasilkan bagi orang lain atau pun bagi kita sendiri.Contohnya, apa yang
kita lihat sekarang ? Misalkan kita lihat ada wallpaper, sudah dapat dipastikan
ada orang yang mendapatkan uang dari wallpaper ini. Kemudian kita iklan rambut,
nah dari rambut ini pasti ada orang yang menghasilkan uang dari shamponya,
salonnya serta iklannya. Nah kita harus selalu sadar bahwa apapun yang kita
lihat bisa mendatangkan uang. Inilah yang dinamakan "peluang ada di
mana-mana".
Banyak sekali
orang-orang sampai berpikir keras mencari inspirasi untuk menemukan peluang,
dan mereka berkata " saya tidak menemukan peluang !!!" Sangat miris
bukan ? Karena sesungguhnya peluang itu ada di mana-mana. Mari buka pikiran
kita, pikirkanlah bahwa apapun yang kita lihat sesungguhnya adalah peluang yang
dapat mendatangkan uang.
Ketika Kita Memberi, Kita Pasti
Menerima
Keliahatannya memang sederhana
tetapi kontraversial. Kita memberikenapa menerima? Jika kita paham akan keadaan
ini maka kita bisa mendapatkan kekayaan yan sangat cepat,bahwa semakin banyak
kita memberi nilai tambah, maka kita akan menerima uang semakin banyak. Sebagai
contoh yaitu ketika anda sebagai seorang penulis yang akan meluncurkan sebuah
buku yang anda lengkapi dengan CD Audio secara gratis atau pun anda mampu
menambahkan sesuatu yang lebih yang mungkin jarang ditemui di Indonesia ini.
Anda tidak akan heran ketika buku anda akan menjadi salah satu Best Seller
karena anda sudah memberi nilai tambah yang luar biasa. Seperti perumpamaan
seekor lebah yang mencerahkan. Dari penulisan sebuah buku kita juga akan
mencerahkan orang banyak, salah satunya yaitu penerbit yang bagus, toko-toko
buku yang bagus dan mass media yang akan mengumumkan nilai tambah yang anda
miliki. Jika sudah semakin banyak orang tahu tentang nilai tambah yang anda
miliki maka di saat itulah uang akan mengejar anda.
Anda Adalah Kekayaan Anda
Anda adalah kekayaan anda, jika
anda kita tidak percaya mari kita test bersama-sama. Anda mungkin sedikit kaget
ketika saya mengatakan bahwa : Coba andaberi harga berapa harga tangan kanan
anda? Mata sebelah kanan anda? Berapa pun itu anda harus mengatakan. Ginjal
anda atau bahkan jantung anda? Berapa harga yang anda pasang? Triliuner?
Puluhan Triliun? Sesungguhnya semua itu tidak ternilai harganya, bahkan ketika
ada yang mau membayar puluhan triliun maka kita masih ragu. Sekarang anda bisa
percaya bukan? Bahwa kita adalah kekayaan kita.
Terlebih lagi ada orang yang mau membeli kepala kita, kepala yang
merupakan sumber pikiran dan sumber ide. Jika uang adalah ide maka kreatifitas
kita sangat luar biasa, kesehatan kita, energi kitapikiran dan tindakan positif
kita, cara bergaul kita dan bahkan senyum manis yang kita miliki sesungguhnya
adalah aset dan kekayaan kita. Sekarang tinggal bagaimana kita mengembangkan
dan menarik kekayaan yang kita milliki dengan meninggalkan pikiran dan tindakan
negatif seperti kebencian, kedengkian serta keiri hatian yang bisa dengan
mudahnya mengurangi kekayaan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar